Company Profile

OUR VISION. OUR COMMITMENT

Goldland Group dibangun berdasarkan mimpi. Dan mimpi ini yang menjadi inspirasi kita untuk menciptakan produk-produk inovatif yang meningkatkan kualitas dan manfaat hidup masyarakat. Kita melihat "Mewujudkan Mimpi malalui Kuasa Iman" sebagai cara berpikir yang memandu dan mengilhami kita untuk bergerak maju.

Kekuatan perusahaan kita berasal dari filsafat ini yang berdasarkan pada prinsip-prinsip visioner pendiri kita, Budijono Widjaja. "Bersama Kita Bisa melakukannya." Mandat Budijono Widjaja bergema dalam pikiran dan hati semua orang di Goldland Group.

Di Goldland Group, kita selalu berusaha untuk mencari inisiatif baru dan tinggal di garis depan inovasi. Sukses kita adalah hasil dari investasi terus menerus untuk masa depan Indonesia.

Kita berterima kasih kepada pelanggan atas dukungan dan kepercayaan yang telah mereka tunjukkan. Kita berharap untuk menantang diri menciptakan produk dan jasa yang membawa nilai kepada pelanggan dan masyarakat selama 35 tahun ke depan.

 

MISSION

Membuat property dengan kegunaan tinggi, kualitas baik, dan design yang unik yang ingin dibeli, nyaman ditinggali, dan akan dibeli lagi.


OBJECTIVE

Menjual 10.000 satuan rumah dalam decade yang akan datang (2016-2025)

 

Tiga Unsur Kebahagian

Kebahagian Membeli

Sukacita membeli dicapai melalui penyediaan produk dan jasa yang melebihi kebutuhan dan harapan dari setiap pelanggan.

 

Kebahagian Menjual

Sukacita menjual terjadi ketika orang-orang yang terlibat dalam penjualan dan servis produk Goldland Grup mengembangkan hubungan dengan pelanggan berdasarkan saling percaya. Melalui hubungan ini, rekan Goldland Group, agen dan broker mengalami kebanggaan dan sukacita dalam memuaskan pelanggan dan mewakili Goldland Grup kepada pelanggan.

 

Kebahagiaan Menciptakan

Sukacita menciptakan terjadi ketika rekan Goldland Group dan pemasok yang terlibat dalam desain, pengembangan, dan membangun produk Goldland Grup mengenal rasa sukacita di pelanggan dan broker kami. Sukacita menciptakan terjadi ketika produk-produk berkualitas melebihi harapan dan bangga atas hasil pekerjaan yang berhasil.

 

STRATEGY

Membuat Detil Pelanggan dan Pengetahuan Pasar sebagai dasar Keunggulan Kompetitif.

Bertindak atas Pengetahuan kami ; Sebanding atau Melebihi Nilai Keinginan Pelanggan ; Produk yang dibeli banyak orang

 

Membangun Organisasi Kelas Dunia.

Dengan Struktur dan Kemampuan yang tepat ; Karir dan Kompensasi Peluang Berdasarkan Kinerja ; Memanfaatkan Keanekaragaman Semaksimal Mungkin ; Perlakukan Orang Lain dengan Hormat.

 

Mengembangkan Fokus " Mengutamakan Konsumen"

Memberikan Nilai Terbaik ke Pembeli rumah ;Memaksimalkan Pilihan di Studio kami sebagai Keunggulan Kompetitif ; Keputusan Berdasarkan Informasi yang kami miliki tentang Tentang Keinginan Pelanggan ; Pemimpin industri dalam Keberlanjutan.

 

produk yang ditawarkan dikantor sales harus special dan tidak ada pengembang lain yang menjual barang yang sama/seimbang baik segi kualitas atau harga

 

Membuat Keputusan Berdasar Fakta

Teknologi sebagai sistem yang membantu ; Ysng Mudah Dipelajari dan dioperasikan ; Data yang tersedia untuk Semua.

 

Mengembangkan Sistem Operasional Yang unggul

Kepuasan Pelanggan ; Biaya Rendah ; Sistem Proses otomatis, Keseimbangan Produksi.

 

Memberikan Volume Maksimal dengan Pengembalian Tinggi Berkelanjutan

Maksimalkan Pemegang Saham Kekayaan ; PROI sebagai Ukuran ; Promosikan Perubahan dengan baik.

 

Mengatur Standar untuk Mitra Bisnis yang Konsisten dan Terpercaya

Perilaku Etis tertinggi ; Perlakukan Stakeholder Eksternal sebagai Mitra ; Memaksimalkan Hubungan.

 

CORPORATE VALUES (Nilai Perusahaan) TEAM

Spirit of TEAMWORK

Mendorong semangat setiap orang/individu untuk bersinergi yang didasari oleh sikap saling menghargai, berpikir positif serta mengutamakan kepentingan perusahaan agar menghasilkan kinerja yang optimal. Karena sama seperti tubuh itu satu dan anggota-anggotanya banyak, dan segala anggota itu, sekalipun banyak, merupakan satu tubuh, demikian pula perusahaan.

Karena tubuh juga tidak terdiri dari satu anggota, tetapi atas banyak anggota. Andaikata kaki berkata: "Karena aku bukan tangan, aku tidak termasuk tubuh", jadi benarkah ia tidak termasuk tubuh? Dan andaikata telinga berkata: "Karena aku bukan mata, aku tidak termasuk tubuh", jadi benarkah ia tidak termasuk tubuh? Andaikata tubuh seluruhnya adalah mata, di manakah pendengaran? Andaikata seluruhnya adalah telinga, di manakah penciuman? Andaikata semuanya adalah satu anggota, di manakah tubuh? Memang ada banyak anggota, tetapi hanya satu tubuh.

Memang ada banyak anggota, tetapi hanya satu tubuh. Malahan justru anggota-anggota tubuh yang nampaknya paling lemah, yang paling dibutuhkan. Dan kepada anggota-anggota tubuh yang menurut pemandangan kita kurang terhormat, kita berikan penghormatan khusus.Dan terhadap anggota-anggota kita yang tidak elok, kita berikan perhatian khusus.

Hal itu tidak dibutuhkan oleh anggota-anggota kita yang elok. Jangan terjadi perpecahan dalam tubuh, tetapi supaya anggota-anggota yang berbeda itu saling memperhatikan. Karena itu jika satu anggota menderita, semua anggota turut menderita; jika satu anggota dihormati, semua anggota turut bersukacita.

Demikian pula anggota perusahaan. Setiap anggota/individu dalam perusahaan punya peranan penting yang unik dan kita harus saling berkerjasama mengutamakan kepentingan perusahaan agar menghasilkan kinerja yang optimal.

 

Spirit of EXCELLENCE

Mendorong setiap orang/individu untuk mengutamakan layanan unggul pada konsumen eksternal dan internal melalui proses yang sederhana, lugas serta berkualitas yang didasari oleh sikap pro aktif dalam melakukan perbaikan berkesinambungan.

‘Excellence’ tidak berasal dari ketrampilan, pengetahuan, kepintaran atau penampilan seseorang, melainkan berasal dari mindset seseorang. Setiap manusia dapat mencapai puncak ‘Excellence’ ketika dia tidak lagi mementingkan diri sendiri, melainkan memikirkan kepentingan orang lain.

Saya beri beberapa kisah nyata berikut untuk mengilustrasinya: Casey Jones adalah pahlawan Amerika yang telah diabadikan dalam sebuah lagu lantaran dirinya menyelamatkan sebuah kereta yang penuh orang. Saat itu terjadi ketika Jones berada di dalam kereta yang hampir saja bertabrakan dengan kereta lainnya. Tanpa pikir panjang, Jones langsung memerintahkan seluruh penumpang melompat dan meninggalkan dirinya yang berusaha mengerem namun akhirnya tewas.

Mungkin beberapa dari Anda pernah mendengar nama ini. Takeshi Miura dan Miki Endo adalah dua pahlawan pada musibah Tsunami di Jepang pada tahun 2011 lalu. Kedua orang ini adalah pekerja pemerintah terkait penanganan musibah. Pada saat Tsunami mendekati Jepang, kedua orang ini tahu bahwa mereka sebagai orang yang mengetahui dan menangani musibah tersebut harus mengutamakan keamanan publik.

Hingga akhir hayatnya ditelan oleh Tsunami, kedua orang ini terus memberitahukan musibah yang terjadi ke masyarakat menyiarkan berita tersebut secara terus menerus dari pos mereka. Setelah 30 menit mengumumkan kemungkinan tsunami itu, benar Tsunami datang.

Teman satu kantor sudah mengingatkan ke Miura untuk segera pergi ke atap karena Tsunami sudah datang, namun Takeshi Miura ingin mengumumkan sekali lagi, temannya mendahului pergi ke atap. Sementara Endo mengatur microphone dan sistem pengeras suaranya, jadi mereka berdua masih ada di dalam ruangan penyiaran itu.

Mindset yang tidak mementingkan diri sendiri seperti ini tidak hanya membuat seseorang melakukan yang ‘Excellent’, tetapi juga menjadi teladan yang sangat dahsyat bagi orang lain!

 

Spirit of ACHIEVING

Mendorong setiap orang/individu berintegritas dan berkomitmen untuk terus meningkatkan prestasi kerja setinggi-tingginya dengan mengedepankan profesionalisme untuk menghasilkan inovasi - inovasi.

Tidak tahukah kamu, bahwa dalam gelanggang pertandingan semua peserta turut berlari, tetapi bahwa hanya satu orang saja yang mendapat hadiah? Karena itu larilah begitu rupa, sehingga kamu memperolehnya! Tiap-tiap orang yang turut mengambil bagian dalam pertandingan, menguasai dirinya dalam segala hal.

Setiap kita dikaruniakan tuhan talenta talenta yang wajib kita gunakan dengan sebaik baiknya dalam melaksanakan peranan kita dalam perusahaan dengan tujuan untuk mencapai prestasi kerja setinggi-tingginya.

 

Spirit of MOVING FORWARD

Mendorong setiap orang/individu agar peka dan tanggap terhadap perubahan serta berwawasan jauh ke depan dalam merancang dan melakukan perubahan strategis.

Berikut adalah beberapa contoh perusahaan2 yang pernah jaya dan sudah tidak lagi: Eastman Kodak Co., atau dikenal dengan sebutan Kodak, dulu dikenal sebagai salah satu perusahaan peralatan fotografi terkemuka di dunia.

Kini, Kodak jatuh bangkrut setelah gagal beradaptasi dengan kemajuan teknologi di tengah populernya kamera digital dan ponsel pintar berfitur kamera. Didirikan 130 tahun lalu, perusahaan Amerika itu pernah merajai industri peralatan fotografi - seperti penjualan kamera dan film.

Bahkan Kodak pula yang memperkenalkan teknologi kamera digital. Namun, teknologi itulah yang lambat laun menghantam bisnis Kodak, yang selama dekade 1980an hingga 1990an sudah merasa nyaman sebagai pemain nomor satu industri fotografi.

Konsumen kini sudah meninggalkan pemakaian film - yang menjadi bisnis inti Kodak - dan sejumlah kompetitor mengembangkan produk kamera digital. Apalagi kini muncul teknologi ponsel pintar, yang dilengkapi dengan kamera beresolusi tinggi. Dalam beberapa tahun terakhir, pendapatan Kodak pun terus menurun tajam.

Dulu mempekerjakan lebih dari 60.000 orang di mancanegara, Kodak kini hanya memiliki sekitar 7.000 pekerja. Manajemen Kodak sempat menyatakan akan fokus ke industri percetakan dan produk konsumen lain.

Namun strategi itu gagal. Kini, demi bertahan hidup, Kodak berupaya mengandalkan penjualan sekitar 1.100 hak paten teknologi produk fotografi Untuk menghindari nasib serupa, kita harus keluar dari zona nyaman dan selalu menantang diri sendiri untuk menraih prestasi baru dan mencapai puncak baru!

Kita percaya bahwa segala hal yang kita lakukan bukan semata mata untuk kepuasan pribadi atau keangkuhan hidup, melainkan untuk memuliakan Tuhan.

Sekalipun aku dapat berkata-kata dengan semua bahasa manusia dan bahasa malaikat, tetapi jika aku tidak mempunyai kasih, aku sama dengan gong yang berkumandang dan canang yang gemerincing.

Sekalipun aku mempunyai karunia untuk bernubuat dan aku mengetahui segala rahasia dan memiliki seluruh pengetahuan; dan sekalipun aku memiliki iman yang sempurna untuk memindahkan gunung, tetapi jika aku tidak mempunyai kasih, aku sama sekali tidak berguna.

Dan sekalipun aku membagi-bagikan segala sesuatu yang ada padaku, bahkan menyerahkan tubuhku untuk dibakar, tetapi jika aku tidak mempunyai kasih, sedikit pun tidak ada faedahnya bagiku.

joomla template
program indir