Jalur Layang Busway



Jalur Layang Busway Rp 1,4 Triliun Siap Ditenderkan



Jakarta-- Proyek elevated busway atau jalur layang trans Jakarta Koridor XIII yang menghubungkan Ciledug-Blok M senilai rp 1,4 triliun siap ditenderkan. AnggotaKomisi D DPRD DKI Jkarata Mohamad Sanusi mengatakan proyek ini salah satu upaya untuk mendorong masyarakat Jakarta beralih dari transportasi kendaraan pribadi menuju kendaraan umum.

"Pansus sudah menyetujui dan tinggal tanda tangan ketua [DPRD DKI]," katanya, Rabu(23/10). Penganggaran jalur busway layang dengan panjang 10,8 kilometer ini menggunakan skema pendanaan multiyears 2013-215. Menurut Sanusi, Tahun anggarannya untuk sekarang hanya kecil sekitar Rp10 miliar karena sudah menjelang akhir tahun, sehingga anggaran dan proyek fisik lebih banyak pada tahun depan.

Jalur koridor XIII ini akan menjadi sumbu penghubung antara timur dan barat yang akan menguraikemacetan kawasan Jakarta Selatan sehingga Tangerang, Banten. Kondisi sumbu tengah timur-barat di jakarta saat ini tidak seimbang dengan sumbu selatan-utara. "Utara-selatan sudah banyak, timur ke barat masih sedikit", papar Sanusi. Wakil Gurbernur DKI Basuki 'Ahok' Tjahaja Purnama mengatakan sesuai target seharusnya tahun ini sudah mulia pembangunan fisik karena perencanaan ini sudah ada sejak 2012. "Harusnya tahun ini sudah dimulai," katanya.

Jalur ini, kata Ahok, semula dari Ciledug-Blok M, namum diperpanjang hingga warung Buncit. Pihaknya akan membuat para pengendara kendaraan pribadi iri karena Transjakarta punya jalur sendiri tanpa hambatan sehingga ketika terjadi puncak kemacetan arus lebih cepat. "Jadi kita mau buat orang yang punya mobil pribadi iri dengan Transjakarta layang ini," katanya. Untuk pengawasan jalur layang tersebut hingga kini masih terus dikaji sistemnya dan direncanakan bekerja sama dengan kepolisian dalam melakukan penegakkan hukum. Pemprov DKI juga akan memasang circuit closed television (CCTV) untuk memantau kendaraan masuk.

Gurbernur DKI Joko Widodo sebelumnya menyatakan pembangunan tiga koridor busway harus dikebut setelah menyelesaikan koridor XII Tanjung Priok-Pluit. Koridor tersebut yakni Ciledug-Blok M, Klimalang-BlokM dan Depok-Manggarai semuanya jalur layang sampai 2015. Jalur tersebut khusus dipakai Transjakarta sehingga laju transportasi umum andalan warga Ibu kota ini bebas hambatan. Diharapkan dengan jalur khusus ini otomatis headway atau waktu kedatangan transjakarta tepat waktu.

Kepala Dinas perhubungan DKI Udar Pristono belum mengetahui tender proyek jalur busway koridor XIII tetapi pembangunan jalur layang busway diharapkan mengurai kemacetan lebih efektif.
(Akhirul Anwar)



Sumber : Bisnis Indonesia, Kamis, 24 Oktober 2013, Hal 8

 




 

joomla template
program indir